digital program

20 Jalan Nasional di Surabaya Turun Status

20 Jalan Nasional di Surabaya Turun Status
Jalan Bung Tomo, salah satu yang turun statusnya menjadi jalan kota (Foto: Ist)

Surabaya – Sebanyak 20 jalan nasional di Kota Surabaya akan turun status menjadi jalan kota. Hal ini setelah Ditjen Binamarga menyetujui usulan Pemkot Surabaya terkait down grade 20 jalan nasional tersebut .

“Usulan penurunan status dari jalan nasional ke jalan kota tersebut bertujuan untuk tertib administrasi dan tertib aset . Serta memudahkan perbaikan. Sebab selama ini, jalan nasional yang diusulkan untuk turun status, seluruh perawatan dan perbaikan dilakukan oleh Pemkot Surabaya,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati, Kamis (25/6/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, Pemkot Surabaya semula mengusulkan 22 jalan nasional diturunkan statusnya menjadi jalan kota . Ada dua jalan yang ditolak down grade, yaitu Jalan Kedung Cowek , serta sebagian Jalan Kenjeran. “Alasannya karena kedua jalan itu menjadi akses Jembatan Suramadu,” ungkap Erna.

Baca Juga: Buka Kembali, KBS Siapkan Protokol Kesehatan

Erna menyatakan, setelah disetujui oleh Ditjen Bina Marga, proses penurunan status jalan tersebut akan memakan waktu kurang lebih 1 tahun.

Berikut data jalan nasional di Surabaya yang akan turun status menjadi jalan kota: Jalan Kapasari, Kusuma Bangsa, Gubeng Stasiun, Raya Gubeng, Biliton, Sulawesi, Raya Ngagel, Kencana (Bung Tomo), Ratna, Wonokromo Stasiun, batas Kota Surabaya-Waru, Demak, Kalibutuh, Arjuno, Pasar Kembang, Diponegoro, Wonokromo, Layang Wonokromo, Ahmad Yani, serta Merr IIC (Ir Soekarno). (Deasy Anggraini)

SHARE