digital program

3 Perjalanan Kereta Api Dihentikan

3 Perjalanan Kereta Api Dihentikan
Loket tiket kereta di Stasiun Gubeng tampak sepi.

Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengeluarkan kebijakan sebagai upaya mencegah mewabahnya virus Corona atau Covid-19. 3 Perjalanan kereta api dihentikan mulai 26-31 Maret 2020. Lalu 4 pengurangan perjalanan kereta keberangkatan dari Stasiun Gubeng, Malang, dan Bandung.

“Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah agar masyarakat mengurangi mobilitasnya dan lebih banyak di rumah,” kata Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto dalam keterangannya.

3 Perjalanan kereta api dihentikan, salah satunya KA Sembrani rute Stasiun Surabaya Pasar Turi-Stasiun Gambir. Kemudian KA Gumarang tujuan Stasiun Pasar Turi-Stasiun Pasar Senen. Satu lagi adalah KA Songoriti relasi Stasiun Surabaya Gubeng–Stasiun Malang.

Selanjutnya, 4 pengurangan perjalanan kereta antara lain KA Argo Wilis. Sebelumnya kereta tersebut menempuh rute Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir, kini hanya Stasiun Surabaya Gubeng-Bandung. KA Mutiara Selatan dari semula Malang-Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir, sekarang melayani Malang-Surabaya Gubeng-Bandun.

KA Turangga semula dari Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir, diperpendek rutenya menjadi Surabaya Gubeng-Bandung. Serta KA Malabar semula dari Malang-Bandung-Pasar Senen, sekarang melayani Malang-Bandung.

PT KAI Daop 8 Surabaya juga membatasi jumlah penumpang. Setiap hari terdapat 46 perjalanan KA lokal di wilayah Daop 8 Surabaya. Total kapasitasnya 25.564 tempat duduk. Dengan adanya kebijakan pengurangan kapasitas menjadi 75 persen, maka daya angkutnya menjadi 19.182 penumpang per hari.

Salah satu penumpang kereta Wahyu Fernanda menyambut baik kebijakan yang dikeluarkan PT KAI.”Senang, ada pembatasan penumpang. Ini bisa menjadi langkah preventif dalam mencegah penyebaran virus Corona.(Deasy Anggraini)

SHARE