digital program

3 Sopir Bersekongkol Curi Dump Truk

3 Sopir Bersekongkol Curi Dump Truk
Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto (kiri) berdiri di depan dump truk curian yang berhasil diamankan.(Foto: Khanif Rosidin)

Gresik – Aksi pencurian dump truk terjadi di Kantor PT Tiga Bintang, Desa Bunga, Kecamatan Bunga, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pelakunya adalah 3 sopir yang sebelumnya bekerja di perusahaan tersebut. Belum sampai menikmati hasil kejahatan, ketiga pelaku sudah meringkuk di sel tahanan.

Ketiga sopir yang diduga menjadi pelaku pencurian adalah Agus Wadi (43), Puguh (25), dan Agus Mulyono. Mereka diringkus aparat Polres Gresik bersama 6 orang lainnya yang diduga sebagai penadah. Jadi, total ada 9 tersangka yang diamankan.

Kasus pencurian bermula saat Agus Wadi, Puguh, dan Agus Mulyono menemui mantan bosnya di kantor. Ketika hendak meninggalkan kantor, mereka mendapati dump truk terparkir dengan kunci menancap di lubangnya. Dari situlah, niat jahat akhirnya muncul.

“Pelaku ini pada saat kendaran dump truk terparkir dan kunci kontak di dalam, secara diam-diam membawanya lari. Makanya saya sampaikan kepada masyarakat untuk tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan,” kata Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto dalam keterangannya.

Selanjutnya, kendaraan dibawa kabur ke kawasan Probolinggo. Di sana, sudah ada penadah yang siap membelinya. Dump truk hasil curian rencananya dijual dengan harga Rp 90 juta. “Belum ada transaksi. Tapi sudah ada kesepakatan antara pelaku dan penadah,” terang Arif.

Polisi berhasil mengendus rencana penjualan tersebut. Hingga akhirnya para tersangka diringkus. Kini, petugas masih mengembangkan kasusnya. “Sejauh ini masih didalami dan ditelusuri. Apakah jaringan atau spontanitas,” imbuh Arif.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni, pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan pasa 480  KUHP tentang Penggelapan. Ancaman hukuman 7 tahun penjara.(Khanif Rosidin)

SHARE