digital program

7 Pasar Tradisional di Gresik Tutup

7 Pasar Tradisional di Gresik Tutup
Penjual di Pasar Gresik Baru mengalami penurunan omzet 70 persen. (Foto: Khanif Rosidin)

Gresik – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik menutup tujuh pasar tradional. Hal ini lantaran imbas dari adanya pedagang yang positif Corona.  Sedangkan dari pasar yang masih buka, banyak pedagang pasar mengeluh lantaran omzet jualannya turun hingga 70 persen.

Tujuh pasar tradisional yang tutup itu antara lain Pasar Sidowungu, Pasar Kremyeng, Pasar Bulurejo hingga Pasar Kedanyang. Bahkan di Pasar Balongpanggang ada sebanyak 14 pedagang yang terpapar virus Corona.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik Agus Budiono mengungkapkan hal ini di sela-sela kegiatannya meninjau kondisi Pasar Baru Gresik,  Selasa (30/6/2020) siang. ”Semua (pasar) yang ditutup itu karena sudah terindikasi reaktif positif,” kata Agus Budiono.

Baca Juga: Tinjau Protokol Covid, Menteri Muhadjir Sidak Pasar Surabaya

Agus menjelaskan, berdasarkan keterangan para pedagang saat ini kondisi pasar sudah semakin sepi pembeli.  Omzet penjualan menurun hingga 70 persen. Sehingga  tak jarang pedagang memilih untuk menutup kiosnya.

Ia mengimbau agar semua orang melakukan penerapan protokol kesehatan, agar tidak terpapar virus Corona.

Agus Budiono menambahkan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Yakni dengan menyiapkan tempat cuci tangan, bilik disinfektan dan mewajibkan semua orang memakai masker. (Khanif Rosidin)

SHARE