digital program

Anggota Dewan Minta Ruang Kerja Pribadi

Anggota Dewan Minta Ruang Kerja Pribadi
Iman Krestian Kepala Bidang gedung DKPCKTR Surabaya saat ditemui awak media

Surabaya – Anggota dewan minta ruang kerja pribadi. Walaupun sudah diresmikan oleh Ketua DPRD Surabaya periode 2014-2019, namun gedung baru DPRD Surabaya hingga saat ini belum bisa digunakan. Padahal rencananya gedung berlantai 7 ini akan ditempati oleh anggota DPRD periode 2019-2024. Hal ini dikarenakan adanya ketidakcocokan konsep yang diinginkan oleh anggota DPRD baru.

Anggota dewan minta ruang kerja pribadi. Ada sejumlah permintaan yang diinginkan para wakil rakyat yang baru saja dilantik. Salah satunya ruang pribadi untuk 46 anggota.  Pada saat peresmian,  ruang pribadi untuk anggota dewan ini memang tidak ada. Sehingga gedung dewan yang menghabiskan anggaran sebesar  30 miliar itu harus di rombak.

Awalnya hanya terdiri dari ruang fraksi dan ruang untuk semua alat kelengkapan dewan saja. Mulai ruang badan musyawarah atau Banmus, badan anggaran atau Banggar, badan legislatif atau Banleg hingga ruang komisi.  Namun karena tidak tersedianya ruang kerja pribadi, maka  ke 46 anggota DPRD Kota Surabaya mengiginkan adanya ruang kerja pribadi.

“Pengerjaan gedung baru DPRD ini sudah pada tahapan finishing. Namun dikarenakan ada sejumlah permintaan anggota DPRD  baru, sehingga pengerjaan yang sudah berjalan sesuai skema awal harus mengalami penyesuaian sesuai permintaan anggota dewan. Salah satunya penambahan ruang kerja pribadi sebanyak 46 ruangan,” jelas Iman Krestian Kepala Bidang Gedung DKPCKTR Surabaya.

Lebih lanjut, Iman mengungkapkan jika  penambahan pengerjaan penambahan ruang kerja pribadi ini tidak mempengaruhi alokasi anggaran interior senilai Rp 7 , 9 M.  Hal ini lantaran ke 46 ruangan yang di bangun mengunakan sekat partisi, sehingga dapat dengan mudah dirubah, sesuai kebutuhan yang di perlukan.

Pemerintah Kota Surabaya menargetkan pengerjaan ini akan rampung pada bulan November mendatang. Sehingga paling tidak akhir tahun ini ke 46 anggota DPRD yang baru bisa menempti gedung baru. (Deasy Anggraini)

 

SHARE