digital program

Angin Kencang Terjang Rumah Warga

Angin Kencang Terjang Rumah Warga
Warung milik warga porak poranda diterjang angin kencang

Batu– Angin kencang terjang rumah warga dan fasilitas umum di Kota Batu Jawa Timur. Akibatnya puluhan rumah dan beberapa fasilitas umum milik warga porak poranda. Selain angin kencang terjang rumah warga dan fasilitas umum, terlihat beberapa pohon dan sejumlah tiang listrik milik PLN juga ikut tumbang.

Angin kencang ini terjadi sejak Sabtu malam (19/10/2019), hingga membuat porak poraknda sejumlah atap rumah warga. Sejumlah atap rumah warga yang rusak, terlihat di Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Akibatnya atap rumah berterbangan saat diterjang angin kencang pada sabtu malam.

Terjangan angin kencang ini selain memporak porandakan puluhan rumah warga, juga menumbangkan beberapa pohon. Selain itu angin kencang juga membuat sejumlah tiang jaringan listrik milik PLN tumbang. Sehingga pemadaman dilokasi terdampak juga dilakukan.

Angin kencang ini tidak hanya sekali terjadi, bahkan setiap lima menit angin kencang juga terjadi dengan terus menerus. Awalnya pusaran angin muncul dari atas bukit, dan turun memporak porandakan rumah warga. Menurut pengakuan warga, kajadian angin kencang ini dengan tiba tiba dari mulai sabtu malam jam 21.00 WIB hingga pagi hari dan warga sempat berlarian.

“Terjangan angin kencang terjadi tiba-tiba saat pukul 9 malam, kami kaget sehingga sempat berlarian menyelamatkan diri”, ucap Sucipto warga.

CATATAN KERUSAKAN SEMENTARA YANG DIALAMI WARGA

Sementara data sementara kerusakan akibat terjangan angin kencang yang berhasil  dihimpun tim gabungan adalah sebagai berikut: 8 pohon tumbang sehingga menutup akses jalan Batu-Mojokerto,  5  orang mengungsi dan 23 rumah rusak ringan, 13 warung PKL rusak berat, 2 bangunan usaha green house rusak  serta jaringan listrik terputus.

Menurut keterangan BPBD Kota Batu, kejadian angin kencang ini setiap tahun terjadi. Biasanya angin kencang terjadi disaat akan ada pergantian musim, dari musim kemarau ke musim hujan. “Angin kencang disebabkan hembusan angin dari pegunungan sangat kencang sehingga menimbulkan pusaran angin turun ke pemukiman warga”,tutur  Ahmad Choirul Rochim Kasi Kedaruratan Dan Logistic BPBD Kota Batu.

Sementara itu terkait kapan kejadian angin kencang berakhir  pihak BPBD belum bisa memastikan namun  dihimbau masyarakat agar tetap waspada. (Tuhu Priyono)

 

 

SHARE