digital program

Desa di Lereng Lawu Tak Terjamah Corona

Desa di Lereng Lawu Tak Terjamah Corona
Kepala Desa Durenan Puryono menyosialisasikan protokol pencegahan Covid-19 kepada warga.(Foto: Joko Prayitno)

Magetan – Virus Corona atau Covid-19 masih menjadi momok di masyarakat. Penyebarannya cukup masif dan hampir ada di semua daerah. Tapi ada sebuah desa di Lereng Gunung Lawu yang hingga kini tak terjamah Corona. Adalah Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Magetan sendiri masuh zona bahaya penyebaran Covid-19.  Sejumlah kasus sempat terjadi. Tapi hal itu tak sampai terjadi di Desa Durenan. Memang sempat ada satu  pasien berstatus orang dalam pengawasan (ODP). Si pasien ditangani dengan tepat hingga sembuh, dan tidak sampai dinyatakan positif Covid-19.

Desa Durenan  tak terjamah Corona, merupakan wujud kerja keras seluruh masyarakat. Mulai perangkat desa, tokoh masyarakat, warga lainya. Mereka disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Kepala Desa Durenan Puryono mengatakan, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Tokoh masyarakat, perangkat (desa), dan semua, terus menyosialisasikan untuk menjaga kebersihan. Menyedikan tempat cuci tangan di depan rumah masing-masing,” kata Puryono ketika dikonfirmasi, Senin (22/6/2020).

Akses keluar-masuk Desa Durenan juga diperketat. Sejumlah portal dipasang. Warga yang keluar-masuk desa selalu dipantau. “Pasang portal mulai Lebaran. Warga yang lewat selalu diperiksa, ditanya kepentingannya apa,” ucapnya.

Pihak desa sekaligus menyediakan tempat karantina. Hal itu sebagai antisipasi bila ditemukan kasus Covid-19. Baik yang berstatus ODP maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Warga desa juga selalu diingatkan untuk mengenakan masker ketika melakukan aktifitas di luar rumah. “Kami terus cek. Kami juga menyarankan agar warga mengonsumsi makanan bergizi,” imbuh Puryono.

Intinya, kedisiplinan menjadi kunci Desa Durenan terbebas dari Corona. Hingga kini, perangkat desa bersama pihak terkait terus melalukan sosialisasi kepada warga atas bahaya Covid-19.(Joko Prayitno)

SHARE