digital program

Dua Buruh Tani Jual Sabu Dibekuk

Dua Buruh Tani Jual Sabu Dibekuk
arul dan Wahyu warga Beji dan Bangil Kabupaten Pasuruan, buruh tani penjual sabu

Pasuruan – Dua buruh tani jual sabu dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan. Barul dan Wahyu, keduanya merupakan buruh tani yang dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan, karena sudah menjadi pengedar narkoba. Barul dan Wahyu merupakan warga Beji dan Bangil Kabupaten Pasuruan, yang berhasil dibekuk dikediaman masing-masing. Mereka nekat menjadi pengedar narkoba, karena tuntutan ekonomi. Upah buruh tani yang mereka dapat, tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Dirinya nekat menjadi pengedar barang haram, setelah mengetahui untung besar setiap transaksi yang dilakukannya. Bahkan pada setiap transaksi, mereka dapat menghisap gratis sabu-sabu yang dibawanya.

AKBP Rofiq Himawan, Kapolres Pasuruan mengatakan bahwa pelaku ini merupakan jaringan narkoba di atas rata-rata. Tersangka terbukti membawa barang bukti yang diamankan hampir 60 gram, dan uang hasil penjualan sebesar 5 juta rupiah.

Akibat perbuatannya kedua pelaku terancam pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara.

Peredaran narkoba di Indonesia benar-benar sudah darurat. Semua orang dibuat gelap mata akan janji untung besar, jika berhasil mengantarkan pesanan narkoba pada pelanggan. Tumpas tuntas peredaran narkoba tidak berhenti pada penangkapan dua petani, yang sudah mencoba keberuntungan menjadi pengedar sabu. Kepolisian saat ini mengharap setiap lini masyarakat ikut memerangi narkoba, pasalnya darurat narkoba sudah disandang Pasuruan demi kemajuan generasi muda bangsa. (Zia Ulhaq)

 

 

SHARE