digital program

Janda Perdaya Bocah 7 Tahun

Janda Perdaya Bocah 7 Tahun
Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir saat rilis kasus penipuan dengan tersangka seorang janda.

Surabaya – SRA (40) harus menjalani Ramadan di balik penjara. Warga Kampung Seng, Surabaya, Jawa Timur itu melakukan aksi kejahatan. Ya, si janda perdaya bocah 7 tahun. Sepasang anting emas milik korban dibawanya kabur.

Pelaku melancarkan aksi kejahatannya di kawasan Rusun Randu, Jalan Randu Agung, Surabaya. Saat bertemu korban, SRA berpura-pura mengajaknya ngobrol. Mulai menanyakan nama hingga alamat rumah. Tak lama kemudian, SRA mengajak si bocah berkeliling.

Korban lantas diturunkan di tempat sepi. Di sanalah, SRA melancarkan aksinya. Mulut manisnya mampu mempengaruhi korban untuk melepas antingnya. Perhiasan itu diserahkan begitu saja kepada pelaku. Namun belum jauh SRA kabur, korban sadar dan berteriak minta tolong.

Teriakan korban mengundang perhatian warga. Mereka lantas menangkap pelaku secara beramai-ramai. Selanjutnya, SRA dibawa ke kantor polisi.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir mengatakan, pelaku melakukan aksi penipuan sebanyak dua kali. Modusnya sama, yakni mengajak korban jalan-jalan kemudian diturunkan di tempat sepi. “Aksi pertama dilakukan di kawasan Samsat Kenjeran. Kemudian di kawasan Rusun Randu,” terang Faisol, Rabu (6/5/2020).

Sementara di hadapan polisi, SRA mengaku nekat melakukan aksi kejahatan lantaran butuh uang untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. “Saya punya anak dua,” ucapnya.

Apapun alasannya, ancaman 4 tahun penjara sudah menantinya. Hal itu sesuai  pasal 378 KUHP yang akan dikenakan kepada SRA.(Krisna Fajar)

SHARE