digital program

Khofifah Izinkan Pasar Malam Beroperasi

Khofifah Izinkan Pasar Malam Beroperasi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantu memasak di dapur umum Mapolresta Sidoarjo.

Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tetap memberikan ruang kepada para pelaku usaha di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Terutama kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan mengizikan pasar malam beroperasi.

“Di lapangan Makodam V Brawijaya sudah mulai disiapkan titik-titik pasar yang biasa untuk ngabuburit. Tapi sangat jauh dengan pasar malam di makodam sebelumnya. Jadi sekarang mungkin sekitar 20-25 persen dari dulu yang biasa di makodam,” terang Khofifah saat memantau dapur umum di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (6/5/2020) sore.

Hal serupa juga dilakukan di pasar lainnya. Akan tetapi tidak semua pedagang diizinkan buka sekaligus. Melainkan harus gantian. Jadi ada beberapa pedagang yang buka, dan beberapa pedagang lainya tutup. Begitu seterusnya sampai masa darurat virus Corona atau Covid-19 berakhir.

“Teman-teman sudah mulai bisa melihat ada ruang UMKM untuk berjualan dan masyarakat bisa membeli meskipun PSBB. Suasana physical distancing tetap harus dijaga,” imbuh mantan Menteri Sosial (Mensos) tersebut.

Sementara dalam kunjungannya di dapur umum, Khofifah ingin mematikan bahan pangan tercukupi. Jika ada kekurangan,  dia meminta segera ada laporan agar bisa langsung dipenuhi. Dalam sehari, dapur umum di Mapolresta Sidoarjo membuat sekitar 1.000 nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat. Bahan pangan yang dihabiskan mencapai 6 ton.

Khofifah menginginkan agar dapur umum sekaligus memberdayakan pedagang kaki loma (PKL) di sekitar lokasi. Mereka bisa diminta untuk menyediakan nasi bungkus secara bergiliran . Dengan demikian, PKL mendapat pemasukan dan bisa bertahan di tengah wabah Covid-19.(Al Anshori)

SHARE