digital program

Lomba Foto Satwa Taman Safari

Lomba Foto Satwa Taman Safari
Para fotografer saat mengambil gambar kelinci

Pasuruan –  Lomba foto satwa Taman Safari. Banyak cara untuk mencintai satwa. Salah satunya dengan mengabadikan tingkah polah para satwa. Seperti lomba foto yang diadakan Lembaga Konservasi dan Rekreasi Taman Safari Indonesia di Prigen Pasuruan. Acara tahunan ini sudah di lakukan sejak awal adanya tempat rekreasi Taman Safari di tahun 90 – an.

Lomba foto satwa Taman Safari. Lomba ini ternyata menarik minat berbagai kalangan masyarakat. Terbukti ada sekitar 200 fotografer dari berbagai daerah datang untuk mengikuti perlombaan ini. Ratusan fotografer di manjakan dengan di beri tempat dan waktu untuk mengabadikan berbagai moment dan  kelucuan satwa-satwa yang ada.

Keseruan terlihat saat para  fotografer mengabadikan moment satwa  berjalan, makan, tidur dan bersenda gurau serta berbagai moment menarik lainnya. Seperti kanguru dengan kegagahannya, burung endemik Australia dengan kecantikan bulunya, serta kelucuan satwa-satwa lain yang ada di areal Taman Safari.

Diakui Hafis salah satu fotografer dari Surabaya, kegiatan ini sangat baik sebagai ajang belajar memotret satwa. Dimana aktifitas ini butuh keahlian khusus, seperti kejelian dan kesabaran untuk mengambil angel yang menarik.

“Memotret satwa yang bergerak memang butuh keahlian khusus. Selain itu kita juga harus jeli dan sabar melihat tingkah pola para satwa  untuk mendapatkan moment dan angel yang unik. Oleh karena itu perlu waktu yang tepat dan juga kedekatan kita pada satwa,” tutur Hafis ketika di temui di lokasi pemotretan.

LOMBA FOTO MERUPAKAN AGENDA TAHUNAN

Sementara itu menurut Manager Taman Safari Group, Frans Manangsang, agenda lomba ini merupakan agenda yang selalu diadakan setiap tahun.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan, dimana para fotografer bisa mengabadikan moment satwa yang sedang beraktifitas. Selain itu lewat acara ini kita bisa lebih dekat dan semakin cinta pada satwa, terutama satwa-satwa dilindungi yang perlu perhatian khusus, “ ujar Frans Manangsang manager Taman Safari Indonesia Grup.

Frans berharap, nantinya agenda tahunan lomba fotografer ini bisa menjaring para fotografer muda atau para pencinta di dunia seni fotografi untuk terus berkarya.  Sehingga ajang ini bisa di jadikan tempat bagi mereka untuk menggali ilmu dan menghasilkan karya foto yang unik dan menarik. Nantinya, dengan melihat karya foto satwa ini masyarakat bisa lebih mencintai satwa. (Zia Ulhaq)

 

SHARE