digital program

Lukisan Meses Roti, Kreativitas Masa Pandemi

Lukisan Meses Roti, Kreativitas Masa Pandemi
Kreativitas lukisan meses di atas roti

Jakarta – Meski harus tinggal di dalam rumah, banyak warga Indonesia yang dengan kreatif berkarya dan beberapa di antaranya bahkan menjadi tren yang positif di media sosial. Seperti lukisan meses roti, yang menjadi kreativitas masa pandemi Covid-19 i9ni.

Sebanyak 24 roti meses bergambar dokter Indonesia yang meninggal karena virus corona karya Putu Wardhani adalah salah satu yang sedang viral di Twitter dan Instagram.

Pria asal Nganjuk, Jawa Timur ini telah menghabiskan enam hari untuk menyelesaikan karyanya. “Satu hari saya bisa membuat satu sampai tiga roti,” kata Putu kepada Natasya Salim dari ABC Indonesia.

“Satu roti bisa menghabiskan waktu satu sampai tiga jam, tergantung suasana hati dan tingkat kesulitan,” tambah dosen Desain Komunikasi Visual di Universitas Ciputra Surabaya tersebut.

Putu mengatakan ia saat ini sedang bekerja di rumah dan jika tidak sedang mengajar ia menggunakan waktunya untuk membuat roti ini. Hasil karyanya telah mendapat reaksi positif dari keluarga para dokter yang ditampilkan di atas roti.

Sementara bagi dirinya, Putu mengaku proses pembuatan karya rotinya ini telah mengajarkan arti kesabaran. “Sengaja roti itu tidak saya kasih mentega. Jadi permukaannya ada yang kasar atau berlubang. Itu adalah proses … untuk melatih kesabaran saya dan terlebih meresapi apa itu isolasi.”

Ia mengaku sempat juga akan menyerah setelah menyelesaikan roti keenam yang dibuatnya. “Ketika saya kembali dari kamar kecil, saya menemukan sudah ada dua kucing bermain dengan roti yang hampir jadi,” kata dia.

Masa isolasi di rumah juga dimanfaatkan oleh Ahmad Fadil Martian, akrab disapa Fadil, yang menghabiskan empat jam untuk menyelesaikan kreasi roti mesesnya.

Menurutnya, selain melatih kesabaran, roti meses yang ia kerjakan hingga menjelang sahur telah menjadi sebuah kegiatan yang positif. “Ada rasa senang tersendiri saja. Selain itu, karyanya juga bisa dinikmati banyak orang dan jadi penghibur untuk teman-teman di masa pandemi ini. Jadi tidak terlalu stres.”

Saat ini, karya pria yang tinggal di Pekanbaru tersebut sudah diunggah di beberapa akun media sosial besar di negara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Turki.

Sebagai seorang ‘visual artist’, Fadil yang sudah terbiasa bekerja dari rumah sedang mengerjakan proyek lain untuk mendorong gerakan #dirumahsaja.

“Jangan terlalu stres. Lakukan hobi-hobi. Mungkin sekarang ini adalah saatnya kita ibaratnya, fokus ke hobi masing-masing dan semoga dapat mengobati (diri di tengah situasi) saat ini.”

Seorang warga Bandung, Helen Yogie juga sudah membuat karya dengan taburan cokelat meses di atas roti untuk mengisi waktu saat isolasi. “Karena memang mengisi waktu luang juga selama isolasi ini. (Kita harus) memanfaatkan waktu sebaik mungkin.”

Hingga kini, keempat roti kreasi siswi SMAK Penabur Bandung tersebut telah mencuri perhatian pengguna media sosial, termasuk seorang publik figur Indonesia, yaitu Arnold Poernomo.

“Awalnya saya iseng-iseng saja. Karena karya saya berkaitan dengan kuliner, saya memilih Chef Arnold untuk dijadikan sebagai model.”

Menurut Helen, dari semua kreasi rotinya, karya wajah Chef Arnold Poernomo yang melibatkan delapan bahan makanan ini, memakan waktu terbanyak, yaitu sekitar 21 jam.

Arnold adalah saudara kandung dari Reynold Poernomo, bintang MasterChef Australia dan keduanya memiliki sebuah restoran di Sydney, Australia. (abc news)

SHARE