digital program

Mayat Perempuan Tergeletak Dipinggir Jalan Nasional

Mayat Perempuan Tergeletak Dipinggir Jalan Nasional
Mayat perempuan ditemukan di pinggir jalan

Jombang – Sesosok mayat perempuan  tergeletak dipinggir jalan nasional. Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan tergeletak di pinggir ruas jalan nasional Jombang. Mayat perempuan tanpa identitas ini ditemukan di Jalan Raya Desa Ngrandu,Kecamatan Perak Jombang, Selasa pagi (29/10/2019). Di jalur satu arah jalan nasional Surabaya Madiun, mayat yang diperkirakan berusia 30 tahun ini sudah ditutupi kardus oleh warga.

Penemuan mayat perempuan yang tergeletak dipinggir jalan nasional ini, sontak membuat geger warga sekitar. Sejumlah  petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP. Saat penemuan jasad, petugas menemukan sepeda angin didekat jasad korban yang ditemukan dipinggir jalan. Petugas masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengorek penyebab kematian perempuan misterius tersebut.

Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban langsung di evakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. Petugas menghimbau warga yang kehilangan keluarga, atau mengenali korban untuk segera melaporkannya ke petugas terdekat. Sedangkan saat ditemukan, korban menggunakan celana jeans warna hitam, jaket levis biru dan menggunakan hijab warna pink.

IDENTITAS KORBAN DITEMUKAN

Sampai saat ini petugas kepolisian Jombang, terus menyelidiki penyebab kematian perempuan berhijab yang ditemukan tewas di pinggir jalan nasional. Dalam perkembangannya petugas berhasil menemukan identitas korban, yang bernama Sri Witnowati (44) Warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Petugas kepolisian sektor Jombang kota terus melakukan pemeriksaan terhadap kerabat Sri Witnowati. Lena Oksiana, kerabat korban memberikan keterangan pada polisi. Lena mengatakan bahwa korban tadinya hanya pamit keluar rumah pada dini hari, untuk mencari pinjaman uang ke temannya. Dengan menaiki sepeda angin korban mendatangi rumah temannya di Dusun Cangkringgrandu, Kecamatan Perak Jombang. Namun sayangnya sampai pagi hari, korban belum juga sampai kembali ke rumah. Saat itu juga terdapat kabar bahwa korban sudah ditemukan tidak bernyawa.

AKP Wilono, Kapolsek Jombang Kota mengatakan masih terus mendalami penyebab kematian korban. Pasca terungkap identitas korban, petugas langsung menelusuri alasan korban keluar malam hingga terjadi indisen tersebut. Petugas juga menemukan dalam handphone korban ada percekcokan dengan seseorang yang masih didalami petugas. (Rony Hartomo)

SHARE