digital program

Paket Bibit Tanaman Illegal Dimusnahkan

Paket Bibit Tanaman Illegal Dimusnahkan
Suasana saat pembakaran 83 bibit illegal dari berbagai negara

Malang – Paket bibit tanaman illegal dimusnahkan. Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Wilayah Kerja Bandara Abdulrahman Saleh, berhasil musnahkan puluhan paket bibit tanaman ilegal asal luar negeri. Karena tak mengantongi dokumen yang lengkap.

Kepala Balai Besar Karantina Pertania (BBKP) Surabaya, Dr. Ir. M. Musyaffak Fauzi SH, M.Si mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kesempatan selama 14 hari sesuai aturan supaya dokumen surat izin dilengkapi.

“Tapi tidak ada balasan. Akhirnya kita lakukan pemusnahan sebagai tindakan lanjutan,” katanya.

Paket Bibit Tanaman Illegal Dimusnahkan

Ada sebanyak 83 paket ilegal berasal dari luar negeri ini disita oleh Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Malang, yang diektahui dari sebelas Negara. Paket dari 11 negara pengirim yaitu China, Amerika Serikat, Malaysia, Laos, Perancis, Swiss, Saudi Arabia, Taiwan, Thailand, Singapura dan Hongkong dibakar lantaran tidak dilengkapi dengan surat izin mengirim benih, Phytosanitary Certificate (PC) kepada BKPP atau tidak melalui proses karantina. Hal itu membuat paket tersebut merupakan barang ilegal.

Paket ilegal ini berupa benih sayur, benih bunga dan beberapa bibit buah, dan kurma. Meski demikian Mussyafak menyatakan, karena tak ada jaminan dari negara pengirim, maka benih tersebut tak aman untuk dikembangkan di Indonesia, dan karena dinilai sangat berbahaya bagi pertanian, maka dimusnahkan.

“Meskipun sedikit hanya beberapa kilo kita harus musnahkan. Karena kita dulu pernah punya jeruk Garut, itu gak bisa ditanam lagi dan itu dari penyakit dari bibit-bibit ilegal asal luar negeri itu,” ujarnya.

Selain dikarenakan illegal dan tak aman, pemusnahan paket bibit illegal ini akan memberikan efek jera bagi negara pengirim.

Mussyafak menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar saat membeli benih tanaman atau makanan dari luar negeri agar menyertakan dokumen lengkap sehingga aman untuk dikonsumsi ataupun dikembangkan menjadi tanaman.

Yang dikhawatirkan, impor bibit-bibit dari luar negeri secara ilegal itu bakal menjadi hama bagi tanaman asli Indonesia.

Dan jika tumbuhan yang tak melalui karantina itu rupanya telah tersebar di Indonesia, maka hal ini bisa diproses hukum. Karena, tumbuhan tersebut termasuk tumbuhan illegal. (Tuhu Priono)

SHARE