digital program

Perketat Protokol Kesehatan, Desa Grudo Zero Covid-19

Perketat Protokol Kesehatan, Desa Grudo Zero Covid-19
Desa Grudo tetap zero Covid-19 karena ketat jalankan protokol kesehatan. (Foto: Andik Ari Wibowo)

Ngawi – Berbagai macam cara dilakukan untuk memotong penyebaran Covid-19. Di Desa Grudo, Kabupaten Ngawi  upaya penanggulangan terus dilakukan hingga membuat desa ini tetap zero Covid-19 sampai sekarang.

Memang ada beberapa desa di Kabupaten Ngawi yang statusnya zero Covid-19. Salah satunya yakni Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Ada beberapa kiat sukses yang dilakukan pemerintah desa setempat dalam menanggulangi penyebaran virus Corona.

Seluruh fungsi yang ada di desa ini dilibatkan untuk bersama dalam menanggulangi virus Corona. Turut berperan serta menjaga stabilitas keamanan dilakukan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas. Dibantu juga peran serta pemuda dalam menjaga kampung dalam mengawasi keluar masuk warga baru.

Baca Juga: Ini Cara Kampung Kranggan Tetap Zero Covid-19

Tak mau ketinggalan, ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), serta bidan desa bekerja sesuai  Tupoksi masing-masing dalam mewujudkan Desa Grudo yang makmur dan bebas dari Covid-19.

“Pemerintah Desa Grudo juga rajin sosialisasi ke masyarakat, untuk tetap menjaga kesehatan. Protokol kesehatan diperketat. Dengan mewajibkan memakai masker, sering cuci tangan pakai sabun dan physical distancing. Desa Grudo ini juga ditunjuk sebagai Kampung Tangguh Semeru,” kata Kepala Desa Grudo, Triono Hercules, Senin (22/6/2020).

Diterangkan, sebelum ditunjuk sebagai kampung tangguh, Desa grudo sudah melakukan persiapan dalam penanggulangan Covid-19.  Diantaranya, ruang isolasi bagi pendatang, dan menyediakan alat pelindung diri (APD).

Untuk ketahanan pangan desa, juga ada lumbung pangan yang menyediakan stok makanan. Diantaranya beras, mie instan dan sembako, yang merupakan hasil sumbangan dari perangkat desa, para dermawan dan warga di Desa Grudo yang berstatus ASN maupun TNI/Polri.

Baca Juga: Kota Madiun Tak Lagi Zero Corona

“Stok pangan tersebut digunakan untuk membantu warga yang kurang mampu, dan tidak tercatat dalam bantuan sosial pemerintah,” imbuh Triono Hercules.

Sesuai data yang dihimpun, di Desa Grudo belum ada satupun warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien dalam pengawasan (PDP) juga nihil.  Hanya terdapat orang dalam risiko (ODR) sebanyak 24 orang dan statusnya selesai pengawasan.

Sementara di Kabupaten Ngawi sendiri, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid sebanyak 18 orang. Sebanyak 12  orang diantaranya dinyatakan sembuh, 6 orang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Soeroto Ngawi. (Andik Ari Wibowo

SHARE