digital program

Perluas Jaringan Lewat Gowes

Perluas Jaringan Lewat Gowes
Sejumlah pengusaha muda yang tergabung dalam Bromptonpreneur.(Foto: Melany Moussa)

Surabaya – Bersepeda tak sekadar untuk olahraga semata. Ada misi-misi yang terselip dalam aktifitas yang kini sedang menjadi tren. Seperti halnya dilakukan sekumpulan orang di Surabaya, Jawa Timur, yang memanfaatkan gowes untuk memperluas jaringan.

Inilah komunitas Bromptonpreneur. Dari namanya sudah diketahui bahwa mereka penggemar sepeda Brompton. Produk asal Greenford, London, Inggris, itu memang belakangan banyak digandrungi masyarakat. Terutama dari kalangan menengah ke atas.

Bromptonpreneur sendiri beranggotakan sejumlah pengusaha muda di Kota Pahlawan. Mereka tak sekadar mengikuti tren. Namun juga ada kepentingan lain dengan bergabung dalam komunitas tersebut. Utamanya untuk memperluas jaringan. Bahkan tak jarang, sejumlah anggotanya mendapatkan bisnis baru dari kegiatan gowes.

“Brompton anggotanya pengusaha yang peduli kesehatan. Kami bisa saling sharing, networking, dan banyak terjadi bisnis dari gowes sehat ini,” ungkap salah satu anggota Bromotonpreneur Hendy Setiono ketika dikonfirmasi.

Alasan lain tergabung dalam komunitas adalah untuk investasi. Seperti diketahui, harga sepeda tidak murah. Khususnya yang dipasarkan dalam edisi khusus dan terbatas. Harga jualnya kembali juga stabil. Bahkan bisa saja bertambah tinggi setiap tahunnya. Itulah mengapa sepeda Brompton bisa dijadikan salah satu barang investasi.

Geliat komunitas Bromptonpreneur sudah mulai aktif mulai sekitar 4 bulan lalu. Tepatnya sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19. Hingga kini, para anggota rutin menggelar pertemuan. Mereka lantas berkeliling dan mangkal di sejumlah tempat di Surabaya.

Koordinator Bromptonpreneur Surabaya Luckyhan mengatakan, komunitas ini dibentuk juga karena mengikuti tren bersepeda. “Semuanya pengusaha. Tidak ada ketua. Hanya hobi bersepeda, gaya hidup go green, dan menyabung networking,” imbuhnya.(Melany Moussa)

SHARE