digital program

Ratusan Hektare Kebun Apel Gagal Panen

Ratusan Hektare Kebun Apel Gagal Panen
Petani ambil apel yang masih layak untuk dijual

Batu – Pancaroba sudah mulai terasa, perubahan cuaca yang ekstrim pun mulai membuat warga waspada. Seperti ratusan hektare kebun apel gagal panen, dampak angin kencang yang baru saja terjadi. Angin kencang melanda Desa Tulung Rejo dan Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu Minggu kemarin (27/10/2019). Akibatnya, beberapa rumah warga dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, ratusan hektare kebun apel milik warga juga terancam gagal panen.

Angin  yang begitu kencang membuat banyak buah apel sebelum masa panen rontok dan berjatuhan dibawah pohon. Selain buah apel yang rontok, kencangnya angin juga membuat sebagian pohon apel roboh. Hal ini membuat petani apel di Kota Batu resah, karena terancam gagal panen.

Sementara dari catatan warga setempat, kebun apel yang luasnya  mencapai seratus hektare ini yang terancam gagal panen mencapai 60%. Untuk menghindari kerugian semakin tinggi dan agar biaya perawatan tidak membengkak, petani apel terpaksa memungut dan memilah buah apel yang jatuh akibat terjangan angin kencang.

Salah satu petani apel, Taselan mengatakan untuk menghindari kerugian semakin tinggi dan agar biaya perawatan tidak membengkak, dirinya terpaksa memungut dan memilah buah apel yang jatuh. Pasca angin kencang yang terjadi di Kota Batu, membuat petani apel harus kembali panen dengan dana yang serba berkecukupan. Besar harapan pada musim hujan nanti, petani apel tidak lagi merugi karena pengaruh cuaca. (Tuhu Priono)

 

 

SHARE