digital program

Unggah Foto Produk di Medsos Setiap Pagi

Unggah Foto Produk di Medsos Setiap Pagi
Lutfiana Thoyibatin sedang memotret barang dagangannya untuk diunggah di medsos.(Foto: Andik Ari Wibowo)

Ngawi – Pelaku usaha dituntut menjalankan strategi pemasaran berbeda di tengah pandemi virus Corona. Tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seperti dilakukan seorang pemilik toko camilan di Kabupaten Ngawi, yang rutin mengunggah foto produk di media sosial (medsos) setiap pagi.

Lutfiana Thoyibatin tampak sibuk memotret sejumlah produk camilan. Ada wingko tape singkong, peyek kacang ijo, bolu masariku, ketan keju, hingga minuman kolagen. Foto-foto itu kemudian diunggah di medsos seperti Facebook dan Instagram. Itulah rutinitas Lutfiana setiap pagi.

Ya, Lutfiana merupakan pelaku UMKM bidang kuliner. Nama usahanya Jawifood yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sejak mewabahnya virus Corona, perempuan berkerudung itu sempat kehilangan banyak pelanggan. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan penerapan protokol kesehatan membuat tokonya sepi pengunjung.

Hingga akhirnya, Lutfiana menemukan cara untuk kembali mendapatkan pelanggan. Yakni melalui pemasaran di dunia maya. “Sekarang mengahadapi pandemi, lebih cenderung memperkuat promosi lewat media sosial,” kata Lutfiana ketika ditemui di tempat usahanya.

Selain lewat medsos, pemasaran juga dilakukan dengan menggandeng ojek online. Lalu bekerja sama dengan jasa titip untuk mengantarkan barang dagangan ke pelanggan. Perlahan namun pasti, upaya yang dilakukan kembali menggairahkan usahanya. Omzet penjualan mulai meningkat sejak seminggu terakhir. “(Sebelumnya) sepi. Bisa dikatakan sepi sekali. Apalagi kami bukanya di awal-awal ada Corona,” ungkapnya.

Kini, Lutfiana terus berupaya memperluas jaringan. Termasuk mencoba strategi pemasaran lainnya. Yakni dengan memajang barang dagangan di tepi jalan.(Andik Ari Wibowo)

SHARE